GROBOGAN- Seorang Bhabinkamtibmas di sebuah desa memiliki cara unik untuk menyampaikan pesan anti-kenakalan remaja kepada masyarakat, terutama para pemuda. Ia mengadakan layanan cukur gratis di pos keamanan desa, yang tidak hanya menarik perhatian tetapi juga menciptakan ruang diskusi santai. Sambil mencukur rambut, ia berbincang dengan para remaja tentang bahaya pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya menjaga sikap disiplin dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Metode ini terbukti efektif karena suasana yang tercipta lebih rileks dibandingkan dengan ceramah formal. Remaja yang datang merasa lebih nyaman untuk berbicara dan mendengarkan nasihat yang diberikan. Selain itu, interaksi yang berlangsung juga membangun kedekatan antara polisi dan warga, sehingga pesan yang disampaikan lebih mudah diterima. Dengan pendekatan ini, Bhabinkamtibmas tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan pembimbing bagi generasi muda.
Selain memberikan manfaat edukatif, program cukur gratis ini juga membantu masyarakat secara ekonomi, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Dengan adanya kegiatan ini, banyak remaja yang mulai lebih sadar akan pentingnya menghindari perilaku menyimpang dan memilih jalan hidup yang lebih positif. Inovasi sederhana ini menunjukkan bahwa pendekatan kreatif dan humanis bisa menjadi solusi efektif dalam membangun kesadaran sosial di kalangan remaja.
+ There are no comments
Add yours