JAKARTA – Kasus dugaan pengoplosan Pertalite menjadi Pertamax di PT Pertamina Patra Niaga memicu kekecewaan di kalangan konsumen. Beberapa konsumen seperti Putra (32) mengaku trauma dan mempertimbangkan beralih ke SPBU swasta atau BBM dengan oktan lebih tinggi, karena khawatir praktik serupa bisa terulang.

Mario Anwar (35) juga mengungkapkan keengganannya membeli Pertamax lagi, memilih untuk menggunakan BBM beroktan lebih tinggi demi menghindari antrean panjang di jalur Pertalite. Ketidakpercayaan terhadap kualitas BBM Pertamina semakin meningkat.

Pertamina Patra Niaga membantah tuduhan pengoplosan tersebut, dengan menegaskan bahwa proses blending yang dilakukan hanya untuk menambah aditif pada Pertamax. Kasus ini sedang diselidiki oleh Kejaksaan Agung, yang telah menetapkan tujuh tersangka terkait dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah perusahaan.

Bagikan:

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours