SURABAYA- Masyarakat sipil dan mahasiswa di Surabaya kembali mengadakan demonstrasi bertajuk #IndonesiaGelap di depan Gedung DPRD Jawa Timur pada Jumat, 21 Februari 2025. Aksi ini merupakan lanjutan dari protes sebelumnya yang terjadi pada 17 Februari 2025, di mana demonstrasi tersebut berakhir ricuh. Salah satu koordinator aksi, Tanthowy, menyatakan bahwa demonstrasi ini digelar sebagai respons terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan rakyat dan melemahkan demokrasi. Beberapa tuntutan utama mereka meliputi pengesahan RUU Masyarakat Adat, RUU Perampasan Aset, dan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PRT). Selain itu, massa aksi juga menolak revisi UU TNI dan Polri yang dinilai berpotensi memperluas peran militer di ranah sipil, serta menuntut evaluasi terhadap kebijakan efisiensi anggaran dan program Makan Bergizi (MBG) yang dianggap bermasalah. Untuk mengamankan jalannya aksi, Polrestabes Surabaya dan Polda Jawa Timur menerjunkan sekitar 630 personel gabungan. Pihak kepolisian mengimbau agar para demonstran mematuhi aturan yang berlaku dan menghormati hak-hak masyarakat lain yang beraktivitas di sekitar lokasi aksi, mengingat area tersebut juga digunakan oleh anak-anak sekolah, jamaah masjid yang akan melaksanakan salat Jumat, dan pengguna jalan lainnya.
You May Also Like
MASSA AKSI TOLAK UU TNI JEBOL PAGAR GEDUNG DPR
Maret 24, 2025
MAHASISWA UI GUGAT UU TNI KE MK
Maret 24, 2025
+ There are no comments
Add yours