MALAYSIA – Seorang pekerja migran Indonesia tewas dan empat lainnya luka-luka setelah kapal patroli Malaysia menembaki perahu mereka di perairan Tanjung Rhu, Malaysia, pada Jumat (24/1/2025). Insiden ini terjadi saat 26 pekerja migran mencoba keluar dari Malaysia secara ilegal menggunakan perahu boat. Kapal patroli Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) mengejar mereka dan melepaskan tembakan dari jarak sekitar 20 meter. Korban meninggal berasal dari Riau, sementara korban luka-luka, termasuk satu orang yang kritis, berasal dari Aceh.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah Indonesia terus memantau kasus ini dan sudah membahasnya dengan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, saat kunjungan ke Kuala Lumpur pada Senin (27/1/2025). Presiden juga mengingatkan masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas ilegal yang berisiko tinggi dan mewaspadai sindikat yang menawarkan jalan pintas untuk bekerja di luar negeri. Selain itu, ia menjamin bahwa pemerintah akan mengurus pemulangan para WNI yang terdampak hingga tuntas.

Bagikan:

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours